*** Selamat Datang di Website Resmi BKPSDM Kab. Gorontalo *** Format Peremajaan Data 2022 dapat diunduh pada Menu Download --> Format Dokumen *** Hati-hati penipuan, jangan percaya dengan janji-janji yang menjamin anda menjadi CPNS *** Waspadalah,Jangan sekali-kali percaya dengan oknum yang mengatasnamakan Pejabat BKPSDM atau Pejabat Manapun yang menjanjikan pengalihan Status ke CPNS bagi Honorer K2 yang tidak lulus ujian *** Laporkan secepatnya ke BKPSDM jika anda mendapati Oknum tersebut *** Sampai saat ini belum ada aturan baru tentang penambahan kuota CPNS dari tenaga Honorer Kategori 2 *** email BKD-Diklat Kab. Gorontalo: bkdkabgtlo@gmail.com *** Terima Kasih

Anda disini: BerandaProfilPejabat StrukturalBIDANG PENGEMBANGAN KOMPETENSI APARATUR
  • ISRA MIRAJ
  • iklan nama
  • berahlak kaban
  • HIMBAUAN COVID
  • iklan penumuman sekda
  • IKLAN G20
  • IKLAN 365

BIDANG PENGEMBANGAN KOMPETENSI APARATUR

Kepala Bidang

 

Nama

: INDRIYANTI S. BOUTA, S.STP, M.Si

Nip

: 198409132002122001

Tempat/Tanggal Lahir

: LIMBOTO, 13-09-1984

Pangkat, Gol/Ruang

: Pembina, IV/a

TMT Gol/Ruang

: 01-10-2019

Pendidikan Terakhir

:  S-2 PEMERINTAHAN (PSDM)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Analisis Kepegawaian Muda

Nama

: SUPRIYANTO DJAUHARI, S.IP

Nip

: 198103062007011007

Tempat/Tanggal Lahir

: LIMBOTO, 06-03-1981 

Pangkat, Gol/Ruang

: Penata, III/c

TMT Gol/Ruang

:  01-04-2019

Pendidikan Terakhir

: S-1 ILMU PEMERINTAHAN

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Asesor Sumber Daya Manusia Aparatur Muda

Nama

: SRI NURNANINGSIH RACHMAN, SH.

Nip

: 197211092006042004

Tempat/Tanggal Lahir

: GORONTALO, 09-11-1972

Pangkat, Gol/Ruang

: Penata Tingkat I, III/d

TMT Gol/Ruang

: 01-10-2016

Pendidikan Terakhir

: S.1 HUKUM

 

Hikmah

" Dari Imran bin Hushain ra., Rasulullah saw bersabda: "Ada 70.000 orang dari umatku yang masuk surga tanpa hisab." Para sahabat bertanya, "Siapakah mereka, ya Rasulullah?" Rasulullah saw bersabda, "Mereka adalah orang yang tidak beristirqa' (meminta pengobatan dengan cara jampi-jampi) tidak bertathayyur (menggantungkan nasib kepada terbangnya burung), tidak melakukan pengobatan dengan cara membakar bagian yang sakit dengan besi panas membara dan orang-orang yang bertawakkal kepada Rabb mereka." (H.R. Muslim) "
Go to top