*** Selamat Datang di Website Resmi BKPSDM Kab. Gorontalo *** Format Peremajaan Data 2022 dapat diunduh pada Menu Download --> Format Dokumen *** Hati-hati penipuan, jangan percaya dengan janji-janji yang menjamin anda menjadi CPNS *** Waspadalah,Jangan sekali-kali percaya dengan oknum yang mengatasnamakan Pejabat BKPSDM atau Pejabat Manapun yang menjanjikan pengalihan Status ke CPNS bagi Honorer K2 yang tidak lulus ujian *** Laporkan secepatnya ke BKPSDM jika anda mendapati Oknum tersebut *** Sampai saat ini belum ada aturan baru tentang penambahan kuota CPNS dari tenaga Honorer Kategori 2 *** email BKD-Diklat Kab. Gorontalo: bkdkabgtlo@gmail.com *** Terima Kasih

  • ISRA MIRAJ
  • berahlak kaban
  • IKLAN G20
  • IKLAN 365
  • HIMBAUAN COVID
  • iklan nama
  • iklan penumuman sekda

Pengurusan Satya Lencana

Satya lencana karya satya merupakan penghargaan yang diberikan kepada PNS yang telah mengabdi selama 10, 20,30 tahun. Dasar hukum yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 25 Tahun 1994 tentang Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya.

 

  1.  Daftar Riwayat Hidup
  2. Fotocopy SK CPNS
  3. Fotocopy SK Pangkat Terakhir
  4. Fotocopy SK Jabatan Terakhir
  5. Surat keterangan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin yang ditandatangani oleh Pimpinan Perangkat Daerah
 
  1. Pemasukan berkas persyaratan penerima tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya oleh pemohon.
  2. Semua berkas persyaratan sesuai urutan dokumen diatas dibuat dalam bentuk format PDF (ukuran file maksimal 1 MB)dikirim ke Bidang Penilaian Kinerja Aparatur dan Penghargaan
  3. Verifikasi berkas persyaratan penerima tanda kehormatan Satya Lencana Karya Satya, jika tidak lengkap, akan diminta untuk melengkapi oleh petugas.
  4. Jika berkas sudah lengkap, akan dicatat dalam buku register.
  5. Proses kemudian akan dilakukan oleh BKPSDM sampai dengan keluarnya Tanda Kehormatan Satya Lencana Karya Satya dari Jakarta.
  6. Saat tahapan akhir yaitu Distribusi Tanda Kehormatan, Pemohon akan di hubungi Oleh BKPSDM.

 

 

 

 

 
 

Hikmah

" Dari Imran bin Hushain ra., Rasulullah saw bersabda: "Ada 70.000 orang dari umatku yang masuk surga tanpa hisab." Para sahabat bertanya, "Siapakah mereka, ya Rasulullah?" Rasulullah saw bersabda, "Mereka adalah orang yang tidak beristirqa' (meminta pengobatan dengan cara jampi-jampi) tidak bertathayyur (menggantungkan nasib kepada terbangnya burung), tidak melakukan pengobatan dengan cara membakar bagian yang sakit dengan besi panas membara dan orang-orang yang bertawakkal kepada Rabb mereka." (H.R. Muslim) "
Go to top