*** Selamat Datang di Website Resmi BKD-Diklat Kab. Gorontalo *** Format Peremajaan Data 2015 dapat diunduh pada Menu Download --> Format Dokumen *** Hati-hati penipuan, jangan percaya dengan janji-janji yang menjamin anda menjadi CPNS *** Waspadalah,Jangan sekali-kali percaya dengan oknum yang mengatasnamakan Pejabat BKD atau Pejabat Manapun yang menjanjikan pengalihan Status ke CPNS bagi Honorer K2 yang tidak lulus ujian *** Laporkan secepatnya ke BKD jika anda mendapati Oknum tersebut *** Sampai saat ini belum ada aturan baru tentang penambahan kuota CPNS dari tenaga Honorer Kategori 2 *** email BKD-Diklat Kab. Gorontalo: bkdkabgtlo@gmail.com *** Terima Kasih

Anda disini: BerandaBeritaSerba-SerbiTetada Kalimasada di PIM III

Tetada Kalimasada di PIM III

Keseharian para peserta Diklat PIM III yang diisi dengan materi dan tugas-tugas yang menumpuk menuntut energi dan kondisi yang prima bagi setiap peserta. Bagaimana hari itu akan dijalani, sangat bergantung pada kegiatan dan persiapan pada pagi hari. Untuk itu untuk kegiatan olahraga pagi, dipilih Tetada Kalimasada yang memadukan Olah Pikiran, Raga dan Jiwa.
 
 
Tetada Kalimasada adalah olahraga Terapi dengan cara membangkitkan kemampuan tenaga Dalam seseorang melalui latihan-latihan tertentu. Dengan menggunakan teknik yang praktis dan moderat tanpa menggunakan mantra atau puasa atau cara-cara tertentu yang berbau mistik/ syirik. Unsur-unsur yang ada didalamnya adalah unsur Gerakan (jurus), pernafasan, Konsentrasi, Relaksasi Progresif, dan Sinkronisasi Getaran.
 
latihan Tetada Kalimasada menggunakan irama standar dengan menggunakan pukulan atau suara Tambur/ Bedug dan Musik. Maksud penggunaan Irama dengan musik standar ini adalah agar seluruh anggota Tetada Kalimasada diseluruh dunia pada saat latihan mempunyai standar irama dan waktu yang sama sehingga dapat merasakan manfaat yang sama dengan tingkat power tenaga dalam yang standar.Dengan Tetada ini diharapakan para peserta dapat mempersiapan pikiran, tubuh dan jiwa untuk bersiap menyambut kesibukan hari itu.
 
 
 

Hikmah

" Dari Imran bin Hushain ra., Rasulullah saw bersabda: "Ada 70.000 orang dari umatku yang masuk surga tanpa hisab." Para sahabat bertanya, "Siapakah mereka, ya Rasulullah?" Rasulullah saw bersabda, "Mereka adalah orang yang tidak beristirqa' (meminta pengobatan dengan cara jampi-jampi) tidak bertathayyur (menggantungkan nasib kepada terbangnya burung), tidak melakukan pengobatan dengan cara membakar bagian yang sakit dengan besi panas membara dan orang-orang yang bertawakkal kepada Rabb mereka." (H.R. Muslim) "
Go to top